SKIn Malang

 

Skin terbentuk dari perpecahan sebuah klub katana lain dan akhirnya terkumpul 10 mobil SKin terbentuk pada tanggal 10 November 2001 di Surabaya yang kopdar tiap malam minggu di depan BRI Tower Surabaya jam 10 malam selama 2001-2002 diketuai oleh Bpk Nur dan tahun 2002-2004 diketuai oleh mas Adi. Biasanya agenda sesudah kopdar selalu dilanjut ke pantai Ria Kenjeran untuk drag, tahun 2001-2005 SKin terkumpul 80 Anggota pemakai Katana dan 30 yang aktif,selama itu SKin lebih aktif pada event drag mobil yang pada 2003-2005 pernah menjadi juara 1 selama beberapa kali dikelas jip,andalan SKin pada waktu itu mas Arip “IJO”,mas adi “Tahu Tek” dan terakhir mas arip “Gaspol” yang sempat menguasai kelas jip selama 3 tahun, SKin juga aktif tour ke kota kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dan akhirnya pada awal 2006 SKin mengalami kevakuman yang disebabkan kejenuhan,sakit hati dan akhirnya menjual mobilnya masing masing hingga tersisa sekitar 10 mobil,dan kopdar rutin akhirnya menjadi vakum.

Pada tahun 2007 awal dengan sisa sisa anggota SKin yang tersisa sekitar 7 mobil akhirnya SKin mengadakan kopdar dengan ketua mas Iwan,dan selama 2007-2008 akhirnya terdapat beberapa anggota pemakai Jimny offroad yang bergabung dengan SKin dan mulailah SKin mengikuti event offroad dengan joki andalannya mas jajank dan akhirnya pada tahun 2009 vakum kembali dikarenakan banyaknya yang menjual mobilnya.

Pada September 2011 SKin mulai diaktifkan lagi dengan wajah wajah baru dan dengan ketua mas Gerry dan juga sampai sekarang tahun 2013 sudah terdaftar 70 mobil dengan keaktifan anggota 40 mobil,dan tahun ini SKin mulai aktif mengikuti kejuaraan kejuaraan offroad baik di lokal atau pun interlokal.

Pada tahun 2013 ketua SKin berpindah tangan kepada mas Danny,dan pada tahun 2012-2013 SKin mulai merambah luar kota dan pada akhirnya terbentuk SKin di Bandung, Cikarebes, Padang, Jogjakarta, Jakarta, Semarang, Salatiga, Karanganyar, Kudus, Magelang, Pasuruan, Tuban, Trenggalek dan kota kota di Sumatera,Kalimantan dan Sulawesi,sekian sejarah SKin dan terima kasih.

                                                                                          #SATUKANJANGANPISAHKAN